Ketika kau segalanya, ketika aku segalanya
Ketika aral melintang selalu dapat dilalui
Sebab cinta membutakan mata
Dan sanggup hadirkan keindahan
Sebab cinta rajai rasa dan menguatkan
Tapi kebencian yang terkubur di dalam
Selalu siap tumpah untuk membunuh
Kau luangkan semua waktumu untuk menata kembali
Sedikit demi sedikit kita coba bangun keyakinan
Tapi dalam hati kecilmu bersarang kebenaran
Kau tak penah percaya, bagimu inilah akhir
Tak satupun kenangan patut diperjuangkan
Hanya mencoba mengubur kebencian sedalam mungkin
Seperti kau, aku pun hanyalah manusia
Mudah mencinta, mudah membenci
Datang dan pergi tapi kita bertahan terlalu lama
Sebab cinta pernah menguatkan
Sebab cinta pernah menjadi kekuatan
Dan bagai tak terkalahkan,
waktu tak mengubah apapun
Cinta, kini kau tak pernah percaya
Untuk kesekian kali kau tak akan lagi percaya
Cinta ajarkanmu bertahan,
Cinta pula yang tunjukkan cara menyerah
Aku mungkin membiarkan amarah membara
Sebab aku juga tak pernah percaya
Aku tak sekalipun percaya meskipun mencoba
Sebab semua berubah sejak negara api menyerang