Rintik-rintik hujan membisikkan rahasia
Ada segumpal darah membeku di atas debu
Sang pemilik kehilangan mengelus dada
Di tempat lain kemarahan membungkus sepi
Nyanyian malam tak terdengar biasa
Sebab yang berdebar jauh lebih keras
Rintik hujan membisikkan harapan mengapung
Ada sehelai daun nyaris mati terkubur
Satu sisi wajahnya berseri-seri, bak malam bermandi purnama
Di sisi lain, kesakitan meracuni satu persatu pemilik rasa
Kicauan burung membuat kepala berputar
Sebab sang fokus habis ditelan sunyi
Rintik-rintik hujan menyuarakan malam
Ada sesosok peri kecil mati rasa
Tubuhnya mengkilap bermandikan cahaya lilin
Tepat di atasnya, asap mengepul bersama sayap
Sempurna sudah pemilik kekurangan
Sebab cinta tak lagi bertuan
Rintik-rintik hujan membisikkan muslihat
Ada dua ulat menggantung di bawah tangkai pinus
Seribu kaki tak cukup untuk berpegang
Di alam lain kehidupan mungkin lebih mudah
Jika harus, relakan saling menopang
Sebab di sana cinta berarti
Rintik hujan bisikkan fitnah kejam
Seekor kupu-kupu mencoba saingi pelangi
Di kaki bukit capung terbang saling mengejar
Di gurun sampah sang pengais mengangkat kotoran
Telah tertulis jauh sebelum terjadi
Sebab cinta begitu adanya.